Illiza: Program Kurban UEA Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Internasional

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan sambutan pada kegiatan Tebar Hewan Kurban untuk Kemaslahatan di Auditorium Prof Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Jumat (29/5/2026).//Foto: Fadli Rizki/salindia..id

SALINDIA.ID – Banda Aceh, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyebut program Tebar Hewan Kurban untuk Kemaslahatan yang digelar UIN Ar-Raniry bersama Emirates Red Crescent atau Hilal Ahmar Uni Emirat Arab menjadi simbol kepedulian, ukhuwah, dan solidaritas lintas negara.

Hal tersebut disampaikan Illiza saat menghadiri pembagian daging kurban di Auditorium Prof Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry, Jumat (29/5/2026).

“Ini bukan hanya tentang pembagian daging qurban. Lebih dari itu, ini adalah pesan tentang kepedulian, tentang ukhuwah dan tentang bagaimana semangat berbagi mampu menembus batas negara dan budaya,” kata Illiza.

Program Tebar Hewan Kurban untuk Kemaslahatan menargetkan 21 ribu keluarga di Kota Solo dan Banda Aceh dengan dukungan lembaga kemanusiaan Emirates Red Crescent dari Uni Emirat Arab.

Dalam kegiatan tersebut, distribusi daging kurban turut disaksikan Ketua Yayasan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Sultan Faisal Al Remeithi dan Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman.

Illiza mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh merasa bangga karena kegiatan sosial dan kemanusiaan tersebut dipusatkan di UIN Ar-Raniry yang selama ini menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan Islam di Aceh.

“Kami juga merasa bangga karena kegiatan ini dipusatkan di UIN Ar-Raniry, kampus yang selama ini menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan Islam dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan di Aceh. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjalin di masa mendatang,” ujarnya.

Menurut Illiza, kolaborasi lintas negara seperti ini memberi dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kemanusiaan dan persaudaraan antarbangsa.

Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran Ketua Yayasan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Sultan Faisal Al Remeithi di Banda Aceh menjadi kehormatan bagi masyarakat Aceh.

“Kehadiran Sultan Faisal Al Remeithi di Banda Aceh juga menjadi kehormatan bagi kami. Ini menunjukkan bahwa hubungan persaudaraan antara masyarakat Aceh dengan dunia Islam internasional terus terjalin dengan baik,” kata Illiza.

Di akhir sambutannya, Illiza berharap silaturahmi dan kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan kurban semata, tetapi terus berkembang dalam berbagai bidang lainnya.

“Kami berharap, silaturahmi ini tidak berhenti di acara hari ini saja. Mudah-mudahan akan lahir kerja sama lain di bidang pendidikan, sosial, kemanusiaan, maupun pembangunan umat,” ujar Illiza.

Ia juga berharap bantuan daging kurban yang dibagikan dapat memberi kebahagiaan bagi masyarakat penerima manfaat di Banda Aceh.

“Kepada masyarakat penerima manfaat, kami berharap bantuan ini dapat membawa kebahagiaan bagi keluarga di rumah,” katanya.

Selain itu, Illiza turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan relawan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Share :

Add New Playlist