SALINDIA.ID – Tapaktuan, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Aceh Selatan mengandalkan wisata alam dan bahari untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke kabupaten di pesisir barat selatan Provinsi Aceh tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan, Muchsin, ST melalui Kepala Bidang Promosi dan Pengembangan Pariwisata, Ramzil Hadi, S.STP., M.Si mengatakan Kabupaten Aceh Selatan memiliki kawasan pantai yang panjang serta pesona alam yang menjanjikan.
“Aceh Selatan memiliki pantai yang panjang. mulai dari Kecamatan Labuhan Haji Barat hingga Trumon Timur untuk wisata Bahari. Pantai-pantai itu didominasi pasir putih dan ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada saat libur lebaran,” ujar Ramzil Hadi, S.STP., M.Si.
Adapun destinasi wisata bahari di Kabupaten Aceh Selatan yang ramai dikunjungi yakni seperti Pantai SBB di Labuhanhaji. Kemudian, juga ada Pantai Air dingin di Kecamatan Samadua.
Sedangkan, di Kecamatan Tapaktuan ada destinasi pariwisata tapak tuan tapa dan desa wisata pantai Lhokrukam, hingga wisata Pulau Dua di Kecamatan Bakongan.
Sedangkan wisata alam, di antaranya pemandian Guha Bater Meucanang di Kecamatan Labuhanhaji, air terjun di Kecamatan Sawang. Kemudian, ada wisata pemandian Air Terjun Tingkat Tujuh dan pemandian di Panjupian, Kabupaten Aceh Selatan.
“Wisatawan yang memadati destinasi-destinasi pariwisata tersebut tidak hanya dari Aceh Selatan, tetapi juga ada dari kabupaten maupun provinsi tetangga. Sekarang ini, pariwisata sudah menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat,” jelas Ramzil Hadi.
Kepala Bidang Promosi dan Pengembangan Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan menyebut pengembangan pariwisata di Kabupaten Aceh Selatan dilakukan dengan berbasis masyarakat. Artinya, masyarakat sendiri yang mengembangkan pariwisata. Pemerintah daerah hanya mendukung pembangunan infrastruktur.
“Saat ini, antusias masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan dalam mengembangkan destinasi pariwisata semakin meningkat. Apalagi di banyak desa memiliki potensi wisata di antaranya pemandian dan lainnya,” ujar Ramzil Hadi.
Ia mengatakan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat tersebut sudah berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Kehadiran destinasi pariwisata tersebut melahirkan banyak usaha mikro kecil dan menengah seperti penjualan makanan dan minuman usaha suvenir, jasa pemandu, dan lainnya.
“Kami berharap dengan semakin banyaknya destinasi pariwisata tersebut akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Aceh Selatan yang berada di pesisir pantai Samudra Hindia,” pungkas Ramzil Hadi.