SALINDIA.ID – Blangpidie, Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi ditutup oleh Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam Iskandar Muda, Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi, di Lapangan Bola Kaki Desa Gunong Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan penutupan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” itu turut dihadiri unsur Forkopimkab Abdya, Sekretaris Daerah Abdya Amrizal, tokoh masyarakat, personel TNI-Polri, serta warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi membacakan amanat Pangdam Iskandar Muda. Ia menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 telah berhasil menyelesaikan berbagai program fisik maupun nonfisik yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Melalui program ini, berbagai pembangunan infrastruktur dan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat telah terlaksana dengan baik. Diharapkan hasilnya mampu memberikan manfaat jangka panjang dan mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan,” ujar Mahesa Fitriadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0110/Abdya.
Menurutnya, TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi juga upaya menumbuhkan semangat bela negara serta memperkuat ketahanan nasional melalui kebersamaan dan gotong royong.
Selain pembangunan infrastruktur, program TMMD juga diarahkan untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Bentuk dukungan tersebut di antaranya melalui bantuan ayam petelur, budidaya ikan, dan pembagian tanaman produktif dalam polybag.
Sementara itu, Komandan Kodim 0110/Abdya selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, melaporkan bahwa seluruh sasaran program telah selesai dilaksanakan dengan capaian 100 persen.
“Alhamdulillah, seluruh sasaran TMMD baik fisik maupun nonfisik telah tercapai seluruhnya berkat dukungan semua pihak,” katanya.
Ia menjelaskan, sasaran fisik yang berhasil diselesaikan meliputi pembukaan dan pembangunan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter guna memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat.
Selain itu, TMMD juga merealisasikan rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan lima unit Mandi Cuci Kakus (MCK), program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) di lima titik, serta pengelolaan lahan ketahanan pangan seluas satu hektare.
Untuk kegiatan nonfisik, TMMD menghadirkan layanan pengobatan gratis, pasar murah, donor darah, pembuatan akta kelahiran gratis, pembagian sembako, hingga pelayanan Posyandu dan Posbindu.
Tidak hanya itu, masyarakat juga mendapatkan berbagai penyuluhan seperti wawasan kebangsaan, pertanian, kehutanan, hukum, pencegahan stunting, serta sosialisasi bahaya narkoba. Kegiatan penghijauan melalui penanaman pohon juga menjadi bagian dari program tersebut.
Letkol Inf Rana Mega Al-Amin berharap seluruh fasilitas dan hasil pembangunan yang telah terealisasi dapat dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Semoga seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama sehingga bisa digunakan dalam waktu yang lama,” pungkasnya.