Mualem Lepas Ribuan Peserta Mudik Gratis, Pemerintah Aceh Siapkan 122 Armada ke Berbagai Daera

Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, didampingi Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, para Forkopimda Aceh, Forkopimda Kota Banda Aceh, dan Kepala SKPA/Instansi terkait lainnya, melepas peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh dalam upaya pelayanan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447, di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu, (15/3/2026).

SALINDIA.ID – Banda Aceh, Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf melepas ribuan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Depo Trans Koetaradja, Banda Aceh, Minggu (15/3/2026).

Program yang diselenggarakan melalui Dinas Perhubungan Aceh tersebut digelar untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan lebih aman, nyaman, dan terjangkau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Aceh, Sekda Aceh, Kabinda Aceh, anggota Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh, anggota DPRA, Rektor USK, Wali Kota Banda Aceh, Kepala BNN Aceh, para Kepala SKPA, kepala biro di lingkungan Setda Aceh, serta sejumlah pejabat instansi vertikal lainnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem juga menyerahkan santunan kepada anak yatim.

Dilansir dari siaran pers resmi Pemerintah Aceh, Mualem mengatakan tradisi mudik memiliki makna penting bagi masyarakat untuk kembali berkumpul bersama keluarga sekaligus mempererat silaturahmi.

“Tradisi mudik merupakan momen yang sarat makna. Ia bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi serta menghadirkan kembali kehangatan kebersamaan di tengah keluarga,” kata Muzakir Manaf.

Menurut Mualem, program mudik gratis dihadirkan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Aceh untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya perjalanan sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berisiko meningkatkan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran.

Selain itu, program tersebut juga diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas inflasi daerah dengan mendukung kelancaran mobilitas dan distribusi masyarakat selama masa libur Idul Fitri.

Tak lupa, Mualem mengingatkan para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Jika lelah istirahat. Utamakan keselamatan di jalan. Keluarga menunggu di kampung halaman. Salam kami kepada keluarga di kampung halaman,” ujar Mualem.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh T. Faisal menjelaskan bahwa program mudik gratis tahun ini didukung 17 perusahaan dari unsur BUMN, BUMD, perbankan, dan swasta di Aceh.

Menurut Faisal, jumlah pendaftar program mudik gratis mencapai 3.328 orang melalui sistem pendaftaran daring di laman seulamat.dishubaceh.com. Sementara kuota angkutan darat yang disediakan Pemerintah Aceh sebanyak 2.070 orang.

Untuk mendukung program tersebut, Dinas Perhubungan Aceh menyiapkan 122 unit kendaraan yang terdiri atas 27 bus besar dan 95 unit Hiace dengan 18 rute tujuan ke berbagai kabupaten/kota di Aceh, termasuk wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Seluruh peserta mudik diberangkatkan secara bertahap mulai 15 hingga 17 Maret 2026 dari Depo Trans Koetaradja.

Selain layanan angkutan darat dari Pemerintah Aceh, program mudik gratis tahun ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan dan sejumlah BUMN dengan kuota sekitar 709 penumpang.

Untuk wilayah kepulauan, pemerintah turut menyediakan layanan mudik gratis angkutan laut melalui delapan rute pelayaran menggunakan kapal ro-ro dan kapal cepat dengan kapasitas mencapai 3.642 penumpang.

“Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, total kuota mudik gratis yang tersedia di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang,” kata Faisal.

Ia menambahkan seluruh armada yang digunakan telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check guna memastikan keamanan dan kelayakan operasional kendaraan selama masa mudik.

“Ramp check dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi selama masa mudik benar-benar layak jalan dan aman digunakan oleh masyarakat,” kata Faisal.

Salah seorang peserta mudik gratis, Putri, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia mengatakan mengetahui informasi mudik gratis melalui media sosial Dinas Perhubungan Aceh setelah mendapat informasi dari rekannya.

“Alhamdulillah senang sekali bisa ikut mudik gratis tahun ini. Tahun lalu saya tidak dapat kuota, tapi tahun ini akhirnya dapat,” ujarnya.

Menurut Putri, program mudik gratis sangat membantu masyarakat, terutama di tengah tingginya harga tiket perjalanan menjelang Lebaran. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kuota dan rute yang lebih luas.

Share :

Add New Playlist