IAD Daerah Abdya Bagikan 100 Paket Makanan Siap Saji, Sasar Buruh dan Pedagang Kecil

SALINDIA.ID — Blangpidie, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di tiga titik lokasi berbeda yang dipimpin langsung oleh Ketua IAD Daerah Abdya, Ny. Dewi Kardono, didampingi para pengurus dan anggota, Jumat (24/4/2026) pagi.

Sebanyak 100 paket makanan siap saji dibagikan berupa nasi kotak di tiga lokasi berbeda, yakni Jalan Bukit Hijau Kompleks Perkantoran Kabupaten Aceh Barat Daya, Jalan Nasional Banda Aceh–Medan di Simpang Cerana pusat Kota Blangpidie, serta Jalan Haji Ilyas kawasan Pasar Tradisional Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie.

Sasaran penerima bantuan difokuskan kepada pekerja sektor informal seperti buruh harian, tukang parkir, tukang becak, pedagang kecil, serta masyarakat lain yang dinilai membutuhkan bantuan secara langsung.

Ny. Dewi Kardono mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial IAD terhadap masyarakat, khususnya mereka yang bekerja di sektor informal.

“Kegiatan Jum’at Berkah ini merupakan wujud kepedulian kami untuk berbagi dengan masyarakat, khususnya para pekerja informal yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban mereka,” ujar Ny. Dewi Kardono.

Ny. Dewi Kardono, berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan Jumat Berkah ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat. Semoga apa yang kami berikan hari ini dapat bermanfaat dan membawa keberkahan, baik bagi penerima maupun bagi kami yang berbagi,” ucapnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antara institusi kejaksaan dengan masyarakat.

“Kami ingin kehadiran IAD dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, serta mampu mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah kehidupan sosial,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut juga mendapatkan pengawalan dari dua personel intelijen Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya atas perintah Kajari setempat. Pengamanan dilakukan guna memastikan kelancaran kegiatan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Proses pembagian bantuan berlangsung secara humanis, tertib, dan langsung kepada penerima di masing-masing titik tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat sekitar.

Share :

Add New Playlist