SALINDIA.ID — Blangpidie, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai dijalankan dengan menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial di Desa Gunung Cut Kecamatan Tangan-Tangan.
Komandan Kodim (Dandim) 0110/Abdya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P., menyebutkan kegiatan ini berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, didahului tahap pra-TMMD sejak 15 April 2026.
“Salah satu pekerjaan utama adalah pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter yang diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat setempat. Pada tahap awal, progres pekerjaan jalan telah mulai dilakukan sejak masa pra-TMMD”, ujarnya.
Selain pembangunan fisik, program ini juga mencakup sejumlah kegiatan nonfisik. Di antaranya penguatan ketahanan pangan seluas 1 hektare, penyediaan air bersih di lima titik, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni, serta pembangunan lima unit MCK.
Kegiatan lain yang ikut dilaksanakan meliputi pemberian makanan tambahan bagi penderita stunting, pelayanan pengobatan gratis, donor darah, pasar murah, hingga sunatan massal.
“Program juga menyasar peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta layanan kesehatan seperti imunisasi dan posyandu”, ungkapnya.
Di sisi lingkungan, kegiatan penanaman pohon dan pembersihan fasilitas umum turut menjadi bagian dari rangkaian TMMD.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan sedikitnya 150 personel gabungan dari unsur TNI serta dukungan masyarakat setempat yang terlibat secara bertahap setiap harinya.
Dari sisi anggaran, program ini didukung pendanaan dari Mabes TNI sebesar Rp474,5 juta serta alokasi dari Pemerintah Kabupaten Abdya sebesar Rp1 miliar.
Program TMMD diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses wilayah serta mendukung kebutuhan dasar di desa sasaran.