SALINDIA.ID – Aceh Selatan, Perkembangan terbaru kasus gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa pasca mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasie Raja menunjukkan kabar menggembirakan. seluruh pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian kini telah dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
Kepala UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian, Ns. Mariamah, S.Kep., M.K.M, mengatakan kondisi para siswa saat ini sudah stabil dan tidak lagi menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan, Jum’at (6/3/2026) malam.
“Alhamdulillah kondisi pasien sudah stabil. Seluruh siswa yang sebelumnya dirawat sudah kembali ke rumah masing-masing dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan Perkembangan terbaru kasus gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa pasca mengonsumsi menu Program MBG sudah pulih. seluruh pasien yang sebelumnya menjalani perawatan di UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian kini telah dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarga.
“Tim kesehatan puskesmas tetap melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan kondisi pasien. Ini untuk memastikan proses pemulihan berjalan baik,” kata Mariamah.
Meski demikian, kata Mariamah, pihak puskesmas memastikan bahwa proses pemantauan kesehatan para siswa tetap dilakukan. Tim tenaga kesehatan masih melakukan monitoring berkala untuk memastikan tidak ada gejala lanjutan setelah mereka kembali ke rumah.
Sementara itu, terkait pertanyaan publik mengenai dugaan keracunan makanan dari menu MBG, Kepala UPTD Puskesmas Ujung Padang Rasian menjelaskan hal itu hanya dapat dipastikan melalui hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang sebelumnya telah diamankan oleh tim terkait.
“Kesimpulan mengenai keracunan hanya bisa ditentukan melalui hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi pasien. Kami tidak bisa memastikan apakah ini keracunan makanan atau bukan. fokus kami yakni memberikan penanganan medis dan memastikan pasien pulih” kata Mariamah.
Ia juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan menunggu hasil pemeriksaan resmi dari instansi yang berwenang. Pihak puskesmas memastikan bahwa pelayanan kesehatan terhadap para siswa dilakukan secara maksimal sejak awal kejadian hingga seluruh pasien dinyatakan stabil.
Perkembangan ini menjadi kabar baik di tengah perhatian publik terhadap pelaksanaan program MBG, sekaligus pengingat bahwa setiap insiden kesehatan harus ditangani secara profesional, berbasis data medis, dan tidak didasarkan pada spekulasi.