Illiza Tinjau Lokasi Banjir di Pidie Jaya, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal didampingi Bupati Pidie Jaya Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi Saat Menyerahkan Bantuan Kemanusian

SALINDIA.ID – Pidie Jaya, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal kembali menyambangi Kabupaten Pidie Jaya untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang, Kamis (1/1/2026).

Kunjungan tersebut menjadi kali ketiga dilakukan Illiza ke wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir tahun lalu. Dalam lawatannya kali ini, bantuan hasil penggalangan donasi Pemerintah Kota Banda Aceh difokuskan untuk dua sekolah, satu dayah, dan satu desa yang mengalami dampak paling parah.

Dilansir dari siaran pers resmi Pemerintah Kota Banda Aceh, lokasi yang dikunjungi berada di Kecamatan Meurah Dua, kawasan yang berbatasan langsung dengan Krueng Meureudu dan sempat terendam banjir besar pada 26 November 2025 lalu.

Kedatangan Illiza disambut langsung oleh Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi di kantor bupati sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah itu, rombongan bergerak menuju SD Negeri 2 Meurah Dua di Gampong Teupin Pukat.

Di halaman sekolah yang masih dipenuhi sisa lumpur banjir, Illiza tampak berdialog, bermain, dan bernyanyi bersama para siswa. Bersama Bupati Sibral, ia juga memberikan layanan trauma healing untuk menyemangati anak-anak yang bersiap kembali mengikuti pembelajaran tatap muka.

Selain menyerahkan perlengkapan sekolah dan makanan ringan kepada siswa, bantuan juga diberikan kepada para guru berupa paket pendidikan dan tambahan tenda untuk menunjang aktivitas belajar mengajar sementara.

Kegiatan serupa turut dilakukan di SMP Negeri 3 Meurah Dua di Gampong Meunasah Bie dan Dayah Al-Munawwarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah di Gampong Blang Cut. Di kedua lokasi tersebut, hamparan lumpur dan material kayu sisa banjir masih terlihat jelas.

Menjelang sore hari, Illiza melanjutkan perjalanan ke Gampong Geunteng yang sebelumnya sempat terisolasi akibat banjir. Di desa tersebut, ia menyerahkan bantuan kepada 220 kepala keluarga terdampak.

Tak hanya membawa bantuan logistik, Illiza juga menghadirkan satu unit ambulans beserta tenaga medis untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat setempat. Ia turut meninjau sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat banjir.

Dalam salah satu kunjungannya ke rumah warga, Illiza menemui seorang perempuan paruh baya yang sedang membersihkan sumur dari endapan lumpur. “Ini ongkos galinya biar saya yang bayar,” ujar Illiza sambil menyerahkan bantuan uang tunai kepada pemilik rumah.

Perjalanan kemanusiaan itu terus berlanjut hingga malam hari. Dalam perjalanan kembali menuju Banda Aceh, kendaraan yang ditumpangi Illiza beberapa kali berhenti di titik-titik lain untuk menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang jalan.

Share :

Add New Playlist