Tiga Kecamatan di Aceh Utara Masih Tergenang Air

Foto : PUTUS. Jembatan gantung menghubungkan akses warga terputus. (mc aceh)

SALINDIA.ID – Lhoksukon, Dampak hujan dan meluap sungai di Aceh Utara, sejak Minggu dinihari lalu, tiga kecamatan dilaporkan masih terdampak banjir.

Air masih merendam rumah warga di Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu dan Kecamatan Samudera. Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Aceh Utara, Fuad Mukhtar, Selasa (10/10/2023).

“Yang masih berat kondisi ada di tiga kecamatan yaitu Matangkuli, Pirak Timu dan Kecamatan Samudera,” kata Fuad.

Sementara itu, sebuah jembatan gantung terputus. Jembatan yang menghubungkan akses warga ke empat kecamatan itu, terputus, Senin (9/10/2023) sore, menyebabkan arus hilir mudik warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mengalami kendala.

Jembatan gantung yang panjang sekitar 100 meter berada di pedalaman belum dapat dilalui oleh kenderaan roda dua atau lebih.

Dua mobil tersangkut dengan posisi miring di jembatan yang berada di Gampong Alue Keujren, Kecamatan Tanah Luas.

Jembatan ini dimanfaatkan warga bila hendak menuju ibukota Aceh Utara. Tentunya melalui gampong Trieng Pantang, Kecamatan Lhoksukon.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa jembatan yang dapat menghubungkan akses ke empat kecamatan yaitu Tanah Luas, Baktya, Lhoksukon dan Kecamatan Lapang.

Kepala Dinas PUPR Aceh Utara, Jafar menyebutkan, jembatan putus tidak terlepas dari kondisi yang sudah uzur.

“Jembatan gantung itu memang bukan untuk dilalui kenderaan roda empat. Terlepas dari itu, jembatan memang sudah termakan usia,” ungkap Kadis PUPR Aceh Utara, Jafar.

Lebih lanjut dikatakan, anggaran perbaikan untuk saat ini memang belum ada. Tetapi, pihaknya sedang mengusul kepada Pj Bupati.

“Kita lagi mengusulkan anggaran perbaikan darurat kepada atasan. Tadi saya sudah jumpa pak Sekda melaporkan tentang upaya perbaikan. Karena pak bupati masih berada di Banda Aceh,” kata Jafar.

Sementara itu, jumlah pengungsi di Aceh Utara laporan dari BPBD menyebutkan saat ini ada 747 KK atau 2.158 jiwa yang tersebar di 7 titik pengungsian.

Air sudah mulai surut di Kecamatan Sawang, Samudera, Syamtalira Aron dan Geuredong Pase, namun Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu dan Tanah Luas air masih tergenang.

Korban terdampak banjir dari 7 kecamatan berjumlah 5.055 KK atau 15.991 jiwa. Sedangkan sawah terendam di Matangkuli mencapai 592 hektar. (mc06)

Sumber Berita : InfoPublik.Id

Share :

Add New Playlist