Kemlu: Delapan WNI Jadi Korban Ledakan Tabung Gas di Taiwan

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha dalam pengarahan media di Jakarta, Jumat (5/5/2023). Foto: InfoPublik/Amiryandi
SALINDIA.ID – Jakarta, Delapan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban ledakan tabung gas di sebuah bangunan tempat tinggal di Kota Tainan, Taiwan, masih dirawat di rumah sakit.
Hal tersebut disampaikan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (29/9/2023).
Judha mengatakan, kedelapan korban yang merupakan pekerja migran Indonesia, dirawat di RS NCKU dan RS Chi Mei di Tainan.
“Enam WNI sedang menjalani perawatan untuk luka bakar di burn center, sementara dua WNI lainnya relatif lebih stabil kondisinya,” ujar Judha dikutip dari Infopublik.id.
Menurut Judha, dengan mengutip informasi dari otoritas Taiwan, musibah yang terjadi pada Minggu malam (24/9) itu murni disebabkan oleh ledakan tabung gas.
“Bukan karena ada human error,” tutur dia.
Terkait musibah tersebut, Judha mengungkapkan, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei telah berkoordinasi dan menyampaikan informasi mengenai kondisi dan upaya perawatan para korban kepada keluarga mereka di Indonesia.
KDEI juga memfasilitasi pengurusan visa bagi keluarga di Tanah Air yang akan menjenguk para WNI tersebut di Taiwan.

Share :

Add New Playlist